MySlackerBox |
SlackwareBlog kategori Linux Slackware X Problem after Upgrade [Solved]Sekedar share, bahwa salah satu PC saya yang menggunakan Slackware64 + GSB (Gnome) mengalami problem pada X server setelah upgrade patch terbaru dari Slackware lewat slackpkg . Hanya wm fluxbox yang jalan. KDE,GNOME, maupun XFCE ngadat :). Selidik punya selidik ternyata akibat keteledoran saya tidak mem-blacklist file-file dibawah ini (yang ikutan diupgrade kembali ke milik original slackware) : glib2-2.24.1gtk+2-2.20.1
Solusinya: Upgrade kembali ke file tersebut di atas. Karena fungsi mount otomatis tidak jalan, maka saya menjalankan mount manual pada cdrom yang berisi file-file milik GSB tersebut. Agar tidak lupa, saya memblacklist 2 file di atas pada glib2gtk+2
Sekarang saat menjalankan instruksi Oke ! Semoga berguna :)
SBOPKG - the easy wayBaiklah ini mungkin bukan topik baru :) Tapi paling tidak mengingatkan banyak pemula di Slackware salah satu program penting yang layak untuk dicoba. SBOPKG merupakan tampilan antarmuka situs http://slackbuilds.org. Dengan SBOPKG pencarian program tambahan plus download dan kompile dilakukan sekali jalan :) Browsing repository ratusan program dapat dilakukan dengan mudah. Fungsi search juga mempesona. Semisal saya ingin mencari program audacity... tinggal masukkan kata kunci audacity maka muncul opsi audacity.
Berkencan dengan KVM (Kernel Based Virtual Machine)Pernah mencoba KVM ? KVM mempunyai cita rasa sederhana,terintegrasi dengan kernel, dan hardware intensif. Berbeda dengan VMware yang merupakan saudara tua yang lahir saat processor tidak dirancang untuk mensupport virtualisasi, maka generasi baru processor mempunyai fasilitas yang mendukung penuh system virtual seperti opsi VT-x, VT-d, dan VT-c (INTEL). VMware ditenggarai software intensif. :) Sedang XEN berada ditengah-tengah. KVM hanya terdiri dari 15 ribu baris kode. Baris code XEN adalah 150 ribu. (hampir 10x lipat).Sedang VMWare karena close souce tidak diketahui pasti. Jika XEN merancang bangun hypervisor dari awal dan hanya memanfaatkan kernel sebagai I/O, maka bagi KVM, kernel adalah hypervisor. KVM memanfaatkan sistem scheduler,task, dan tetek bengek kernel sebagai bagian dari hypervisor.Secara politis KVM termasuk bagian UPSTREAM kernel. Peningkatan performa pada kernel berimbas pada KVM secara otomatis. Developer KVM dapat lebih fokus ke sistem yang berkaitan dengan virtualisasi itu sendiri. Sebagai contoh : Peningkatan security pada kernel (yang digarap developer lain) akan berimbas pada security KVM. Jika processor Anda mempunyai opsi VT-x (atau AMD-v), maka KVM layak untuk dicoba :)
Run Under Xen HypervisorHypervisor merupakan salah satu istilah yang populer dalam virtual machine. Hypervisor merupakan virtual machine monitor (VMM) yang mengatur banyak OS berbeda (guest) untuk dapat jalan bersamaan pada Host. Beberapa virtual machine tidak mensyaratkan modifikasi kernel pada OS guest agar dapat berjalan maksimal. Seperti KVM (Kernel Based Virtual Machine) dan VMware ESXi dapat menjalankan secara pure sembarang OS tanpa modifikasi apapun. Berbeda dengan hypervisor pada XEN. Agar dapat berjalan 'Mak nyuusss' diperlukan modifikasi kernel pada OS guest. Tidak terlalu banyak modifikasi, tapi mesti dilakukan kompilasi ulang pada kernel agar dapat mensupport Xen hypervisor pada host dengan lebih baik. Kernel hasil modifikasi ini sering disebut paravirt-ops . Sebagai contoh, akan dibahas modifikasi kernel pada Linux Slackware 13.0. Harapannya Slackware akan berjalan maksimal ketika dijalankan sebagai OS guest pada Host yang menjalankan Hypervisor XEN. Karena kernel pada Slackware merupakan kernel Vanilla, Anda akan mendapatkan kernel pada Slackware sama persis dengan kernel yang di download langsung pada www.kernel.org.
Sekilas XCP (Xen Cloud Platform)Enteprise cloud solution stack for virtualization Istilah 'cloud' sangat populer di dunia networking dan menjadi trend saat ini. Entah sebagai buzzword yang (maaf) bullshit atau kenyataan yang mewujud, baiklah untuk selalu bersikap open minded :) 'Wong deso' kalau melihat 'cloud' pas lagi macul ditengah sawah akan berimajinasi susunan susu yang tumpah di langit. Awan yang luwes untuk bergerak dan pindah. Kadang awan mewujud jadi monster bermata biru, kadang jadi sapi gemuk milik tetangga, kadang jadi cewek sexy bintang Bollywood :) Platform networking model awan yang perlu dipertimbangkan adalah KVM (Kernel Virtual Machine) dan XCP (Xen Cloud Platform). Kedua platform ini 100% opensource :) Tapi kali ini akan dibahas sekilas tentang XCP.
Berkencan di Awan-awan :)Dari VirtualBox, VMware, Citrix, sampai ke Xen. VirtualBox
VMware Server
Skema rayuan : Browser --> VMware SErver
Sekilas VMware ESXiFor : Aurell M ..:) Beberapa hari ini bermain-main dengan virtual machine (VM) dari VMware. Satu produk yang menarik adalah VMware ESXi. Virtual machine ini dapat di download gratis di situs www.vmware.com Jenis VMware ESXi adalah 'bare metal' dimana VMware ESXi langsung berhubungan dengan hardware pada server alias tidak di install di suatu OS sebagai top layer. Berbeda dengan VMware server yang berjalan di suatu OS sebagai top layer, maka jika ingin menginstal VMware ESXi mesti disediakan satu hardisk kosong. Dalam eksperimen kali ini saya menggunakan Intel Xeon X3220 dengan memory 8G dan hardisk 250G. Satu kendala bagi pengguna linux adalah : tidak adanya client yang mumpuni untuk berjalan di platform linux. Jadi saya menggunakan Ms Windows 7 untuk menjalankan Vmware Vsphere client untuk melakukan manajemen pada server yang di instal Vmware ESXi.
Bermain Jaringan di VirtualBoxVirtualBox adalah Virtual Machine (VM) yang fleksibel dan mudah pengoperasiannya. Dari 'easy mode' dengan fitur standar sampai ala 'teks mode' untuk fitur 'advance' yang bisa dilayani dengan baik oleh virtualbox. Kelebihan bermain jaringan di VM seperti virtualbox adalah ringkas dan biaya murah. Banyangkan jika bereksperimen dengan sebuah jaringan dengan 10 PC/server dalam bentuk fisik. Dalam kasus ini, saya menggunakan host Linux Slackware dan guest Linux Slackware. Semuanya versi 13.0. Tentu Anda dapat mencoba dengan OS/distro yang lain.
Mengendarai Slackware 13.0 (1/2)Setelah melakukan proses instalasi Slackware 13.0, maka ada beberapa hal yang perlu diketahui para newbie untuk mulai 'mengendarai' Slackware. Panduan di bawah mungkin tidak komplit, tapi semoga berguna untuk starting point dan membangkitkan inspirasi tentang bagaimana berkencan dengan Slackware. Supaya tidak tergesa saya bagi jadi 2 tulisan . Saya berharap ada rekan-rekan yang baru belajar linux (sambil melihat DVD Slackware yang nganggur)dan tertarik untuk menginstal plus mengendarai Slackware :). All in all...Thanks buat denic http://www.makassar-slackers.org yang selalu concern terhadap para newbie di Slackware. Salam.
Panduan / Manual Instal Slackware 13.0Bagi rekan-rekan yang memerlukan Panduan/Manual instal Slackware 13.0 (unofficial) dapat mendownload manual tersebut di halaman ini. Ditujukan bagi pemula yang ingin menginstal Slackware 13.0 dan perlu tuntunan (mungkin agak detil). Ada puluhan gambar hasil capture menu saat instal Slackware 13.0 di Virtual Machine. Ada 3 format yang dapat didownload : .pdf, .odt, dan .doc. Versi .odt dan .doc disediakan bagi rekan-rekan yang ingin mengedit dan menggandakan kembali (jika dirasa perlu). Feel Free untuk mengganti dengan nama Anda dan mempresentasikan instalasi Slackware 13.0 kepada pacar Anda ! Oops :) Salam.
|