Run Under Xen Hypervisor

Hypervisor merupakan salah satu istilah yang populer dalam virtual machine. Hypervisor merupakan virtual machine monitor (VMM) yang mengatur banyak OS berbeda (guest) untuk dapat jalan bersamaan pada Host. Beberapa virtual machine tidak mensyaratkan modifikasi kernel pada OS guest agar dapat berjalan maksimal. Seperti KVM (Kernel Based Virtual Machine) dan VMware ESXi dapat menjalankan secara pure sembarang OS tanpa modifikasi apapun.

Berbeda dengan hypervisor pada XEN. Agar dapat berjalan 'Mak nyuusss' diperlukan modifikasi kernel pada OS guest. Tidak terlalu banyak modifikasi, tapi mesti dilakukan kompilasi ulang pada kernel agar dapat mensupport Xen hypervisor pada host dengan lebih baik. Kernel hasil modifikasi ini sering disebut paravirt-ops .

Sebagai contoh, akan dibahas modifikasi kernel pada Linux Slackware 13.0. Harapannya Slackware akan berjalan maksimal ketika dijalankan sebagai OS guest pada Host yang menjalankan Hypervisor XEN. Karena kernel pada Slackware merupakan kernel Vanilla, Anda akan mendapatkan kernel pada Slackware sama persis dengan kernel yang di download langsung pada www.kernel.org.

Pada realitanya, Komunitas Xen menyediakan Source Kernel 2.6.18 + Xen hypervisor yang siap digunakan. Karena Slackware 13.0 menggunakan udev yang menuntut penggunaan kernel minim versi 2.6.26, maka digunakan cara lain yaitu tetap menggunakan kernel upstream yang sudah tertanam di Slackware ataupun kernel yang tersedia di www.kernel.org :)

Jalankan menuconfig

    pindah kedirektori /usr/src/linux-2.6.29.6
    sebagai root #make menuconfig
    Jika ANda menjalankannya pada terminal yang berjalan di Xwindow seperti KDE/GNome, buka maksimal window ANda.Jika tidak, maka menu tidak ditampilkan.

Processor type and features

    Aktifkan High Memory Support 64G. (Meski memory Anda cuma 2G, tetap aktifkan. Jika tidak... PAE dan opsi XEN tidak akan muncul)

    Aktifkan Paravirtualized guest support

      Aktifkan Xen guest support

    Oke hanya itu saja. Ada beberapa perubahan yang dilakukan otomatis tanpa campur tangan lagi. Seperti Opsi Xen memory ballon dan Xen file system pada Device drivers

Jangan lupa save dan lakukan kompilasi seperti biasa. Install modul dan copy image di direktory /boot.
Mungkin Anda ingin mengedit lilo.conf dan melakukan instruksi #/sbin/lilo

Semoga bermanfaat !

Catatan :

    Xen mensyaratkan penggunaan GRUB pada Host. Tapi untuk OS guest yang berjalan under xen hypervisor, tetap menggunakan Lilo tidak menjadi persoalan.

    Saya telah mencoba untuk kernel terbaru (saat ini) versi stabil 2.6.33.2 juga berjalan lancar.

    Secara ilmiah saya tidak bisa membandingkan hasil modifikasi kernel ini berjalan lebih cepat atau tidak karena tidak menggunakan tool pengukuran. Hanya perasaan saja lebih wuussss :)

Links

kernel1kernel1
HighmemoryHighmemory
xen optionxen option
xen ballonxen ballon