From Huge to Generic Kernel - Slackware 13.0 (2/2)

Beberapa langkah untuk menggunakan kernel generic :

Ubah symlink beberapa file pada direktory /boot. Seperti file : config, vmlinuz, dan System.map Hal ini nantinya akan berkaitan dengan file konfigurasi pada/etc/lilo.conf . Oke, pindah ke direktory /boot terlebih dulu :

    #cd /boot
    #rm vmlinuz
    #rm config
    #rm System.map
    #ln -s vmlinuz-generic-smp-2.6.29.6-smp vmlinuz
    #ln -s config-generic-smp-2.6.29.6-smp config
    #ln -s System.map-generic-smp-2.6.29.6-smp System.map

Oh ya tanda # menyatakan user berlaku sebagai root. Jika terminal diawali dengan tanda $, maka user sebagai user biasa hak aksesnya. Gunakan instruksi su. $su untuk mengubah hak akses user biasa ke root dan masukkan password pertama kali Anda. (user root).

Instruksi rm untuk menghapus sebuah file. Sedang instruksi ln untuk membuat symbolik link. Dimana sebuah file merujuk file/direktory lain. Lebih jauh lihat http://www.cyberciti.biz/tips/understanding-unixlinux-symbolic-soft-and-... (Anda dapat juga menggunakan MC (midnight commander)untuk urusan symlink.)

Buat mkinitrd Pada direktory /boot lakukan instruksi :

    #mkinitrd -c -k 2.6.29.6-smp -m mbcache:jbd:ext3 -f ext3 -r /dev/hdb3
    File system yang digunakan ext3. Ganti dengan ext4 jika Anda menggunakannya.
    Partisi boot Slackware adalah hdb3. Ganti dengan sda* (misal sda3) jika Anda menggunakan hardisk SATA dan partisi ketiga buat slackware.

Jika menggunakan Reiserfs maka instruksi sebagai berikut :

    #mkinitrd -c -k 2.6.29.5-smp -m reiserfs

Dalam ujicoba kali ini saya menggunakan file system ext4 dan hda1 (hardisk virtual machine). Maka instruksinya :

    #mkinitrd -c -k 2.6.29.6-smp -m mbcache:jbd:ext4 -f ext4 -r /dev/hda1

Setelah instruksi tersebut dieksekusi, maka akan muncul :

    OK: /lib/modules/2.6.29.6-smp/kernel/fs/mbcache.ko added
    OK: /lib/modules/2.6.29.6-smp/kernel/fs/jbd/jbd.ko added
    OK: /lib/modules/2.6.29.6-smp/kernel/lib/crc16.ko added
    OK: /lib/modules/2.6.29.6-smp/kernel/fs/jbd2/jbd2.ko added
    OK: /lib/modules/2.6.29.6-smp/kernel/fs/mbcache.ko added
    OK: /lib/modules/2.6.29.6-smp/kernel/fs/ext4/ext4.ko added

Pada direktory /boot akan terbentuk direktory /initrd-tree dan sebuah file initrd.gz

Edit file /etc/lilo.conf dengan editor Anda dan tambahkan baris initrd.gz.

    #Oke ini kernel generic Anda :)
    # Linux bootable partition config begins
    image = /boot/vmlinuz
    initrd = /boot/initrd.gz
    root = /dev/hda1
    label = Slackware-gen
    read-only
    #tambahan baris di bawah sebagai kernel cadangan (huge) jika proses Anda gagal :)
    image = /boot/vmlinuz-huge-smp-2.6.29.6-smp
    root = /dev/hda1
    label = Slackware-huge
    read-only # Partitions should be mounted read-only for checking
    # Linux bootable partition config ends

Jangan lupa save file tersebut dan lakukan instruksi #sbin/lilo
Kemudian restart komputer Anda.

    #shutdown -r now

Maka saat boot akan muncul pilihan kernel generic :) Selamat bereksperimen ! Semoga sukses.

Catatan :

    Pada saat praktek di virtual machine dalam proses penulisan, saya melakukan kesalahan sederhana saat melakukan instruksi mkinitrd.
      #mkinitrd -c -k 2.6.29.6 -m mbcache:jbd:ext4 -f ext4 -r /dev/hda1

    Yang terjadi kernel panic ! Instruksi diatas kurang -smp. Sedang instruksi yang benar seperti dibawah ini :

      #mkinitrd -c -k 2.6.29.6-smp -m mbcache:jbd:ext4 -f ext4 -r /dev/hda1

    Jangan kuatir, tulisan diatas sudah direvisi sebelum diupload alias dinikmati :)

Salam.