From Huge to Generic Kernel - Slackware 13.0 (1/2)

Saat pertamakali instal Linux slackware, maka kernel image yang digunakan adalah vmlinuz-huge-smp-2.6.29.6-smp dengan konfigurasi config-huge-smp-2.6.29.6-smp. Kernel ini memuat hampir 'semua' modul kernel yang mungkin diperlukan oleh sebuah sistem komputer.

Seperti kata yang digunakan 'huge' alias besar, maka banyak stock modul yang mungkin tidak diperlukan oleh kebanyakan perangkat keras yang umum digunakan.Tapi tentunya hal ini menjamin (kernel huge) akan jalan di berbagai macam konfigurasi perangkat keras yang beredar di pasaran :)

Kernel huge yang disediakan oleh Slackware juga stabil. Dalam ujicoba sebuah server, kernel huge ini sudah jalan 3 bulan lebih tanpa masalah. Jadi jika Anda ingin mencari 'sedikit' masalah, Anda dapat bereksperimen dengan kernel generic hehe (saya bercanda). Kernel generic lebih smooth - menurut saya :)

Perbedaan utama adalah kernel generic menggunakan 'initial ramdisk' untuk me-load modul terlebih dulu ke memory RAM sebelum melakukan mount root utama. Lebih lanjut baca file /boot/README.initrd

Langkah lebih jauh (jika ANda cukup berani)adalah 'custom' kernel. Dimana Anda mengatur konfigurasi kernel yang dioptimasi khusus untuk perangkat keras Anda. Sebagai pertimbangan, kernel generic pada Slackware sudah OKE untuk kestabilan dan kecepatan sistem komputer Anda - tanpa perlu pusing dengan ratusan konfigurasi kernel yang terhidang dihadapan Anda. Tapi jika ANda menginginkannya, maka memulai dari kernel generic adalah langkah awal yang baik.

Okay mari lihat direktory /boot pada fresh instal Slackware 13.0 + update

ls -lals -la
Lihat symlink config kernel :panah pada config akan ke config-huge-smp-2.6.29.6-smp Istilah smp untuk support multi processor termasuk multi core. Tapi anjuran dari Patrick V untuk tetap menggunakan kernel smp meski procesor Anda hanya single core.

WARNING : Jika ANda menggunakan driver asli pabrik card video NVIDIA dan ATI dan pernah melakukan kompilasi kernel modul (saat Anda menggunakan kernel Huge), maka kemungkinan besar Anda akan melakukan kompilasi ulang untuk kernel generic. Jadi lebih aman set ke init 3 (mode teks) sebelum ANda bereksperimen dengan kernel generic.

Pada tulisan kedua, saya akan menjelaskan beberapa instruksi untuk menggunakan kernel generic yang telah disediakan oleh slackware. Tapi jika Anda tidak sabar, penjelasan pada file /boot/README.initrd cukup jelas untuk memulai lebih dulu.

Hmmm ada patch kernel yang telah disediakan. Jadi jika Anda baru saja install Slackware 13.0, update dulu kernel dari repositori yang ada. Cek lewat #pkgtool kemudian pilih View update terbaru seri ke-3 :kernel-*.-3.txz

Salam.