MySlackerBox |
ConfigurationKonfigurasi Dasar Setelah proses instalasi selesai, maka langkah selanjutnya adalah konfigurasi sistem. Seperti Sound, X-server, proses init, dan lain sebagainya. Pada bagian ini, konfigurasi lebih ditujukan untuk kerperluan Desktop. Untuk Konfigurasi Server (Apache, Sendmail, dan MySQL), Lihat dibagian Server. Adduser
Tujuannya menjaga agar tidak "merusak" sistem operasi karena kesalahan seting ataupun ketidaksengajaan saat melakukan pekerjaan biasa dikomputer. Karena root adalah super user, maka jika login sebagai root , Anda dapat melakukan apapun terhadap sistem komputer. Termasuk meng-Kill diri sendiri :)
kemudian isikan nama / id yang ingin dipakai. Pilihan lain dapat dipilih default dengan menekan Enter (sampai ….lebih dari 5 x..mungkin ) sampai pilihan password yang musti diisi. Slackware akan mengomentari password yang di isikan : Untuk Slackware 12, agar pengguna dapat menjalankan proses automounting maka perlu ditambahkan group plugdev,audio,video, dan power Host Name & Jaringan
isi host dengan nama yang disukai. Semisal Cateyes Yang lainnya dapat diabaikan jika tidak terhubung kejaringan. Jika terhubung ke jaringan - LAN atau ke modem ADSL, isi konfigurasi lainya juga :) Selain lewat #netconfig, Anda dapat mengedit langsung file konfigurasi....cara hacker Hehehe Cari file Konfig di atas adalah DHCP (otomatis semua ). Saya dapat mengubahnya menjadi IP statik misalnya. Jika Anda punya lebih dari 1 ethernet card, set juga untuk eth1, eth2, dan seterusnya. (kalau Anda membutuhkan). Virtual eth.
Maka sudah tercipta virtual eth. Seting Audio
Entah menggunakan chip Audio onboard ataupun card tambahan pada slot PCI motherboard , ALSA umumnya dapat mengenal perangkat Audio dengan baik. Oh-ya ! ALSA dapat anda jalankan dalam lingkungan teks mode ataupun dalam X environment. Sebagai root ketikan instruksi
Maka ALSA akan membangun database chip-chip Audio yang dikoleksinya dan kemudian mencoba mengenali chip audio yang ada pada motherboard. (meskipun tidak ada jaminan 100% berhasil). Jika berhasil, ALSA akan menuliskan ke fstab perangkat Audio Anda Langkah selanjutnya adalah menjalankan alsamixer
atur volume (yang didefault mute) dan konfigurasi lain seperti Line, Mic, Aux, dan lain sebagainya. Tiap Chip Audio mempunyai fasilitas yang berbeda. (yang pasti, pada semua chip audio yang ada adalah seting untuk volume :) ) kalau sudah selesai, tekan Esc pada keyboard. Atau close terminal alsamixer Anda. Anda dapat menyimpan konfigurasi akhir Alsamixer dengan mengetikkan instruksi
Seting Xorg
xorgsetup dan manual dengan xorgconfig
Cara Otomatis : Sebagai root, jalankan xorgsetup : #xorgsetup
Anda akan menerima beberapa pertanyaan mudah :) Cara Manual : Sebagai root, jalankan xorgconfig : #xorgconfig
Anda akan menerima belasan pertanyaan/pilihan seperti resolusi monitor, driver chipset, dan lain-lain. Jika Anda cukup mahir, gunakan cara manual :) Run Level Jika Anda ingin setelah boot langsung ke mode grafik, sebagai root edit inittab. Letak inittab di # Default runlevel. (Do not set to 0 or 6)
Ubah angka 3 di atas menjadi 4 Keterangan runlevel :
Printer Anda dapat menggunakan #pkgtool untuk mengatur CUPS lewat menu atau lewat console untuk mengubah ijin file rc.cups agar diaktifkan saat booting. #chmod 755 /etc/rc.d/rc.cups
Jika Anda pengguna printer HP (Hewllet Packard) aktifkan juga
Servis ini akan jalan saat booting lagi. Jika ingin segera jalan, lakukan instruksi selanjutnya.
Sekarang pada menu KDE, aktifkan printer Anda. |