15 Minutes !

15 Menit

Bagian ini dirancang agar Anda dapat menjalankan Apache Kurang dari 15 menit :) Siapkan secangkir Kopi untuk menemani .

Oke ! Aktifkan apache di slackware :

    root@darkstar~#chmod 755 /etc/rc.d/rc.httpd

Oh ! Apache baru akan aktif jika Anda merebot komputer Anda. Jadi instruksi diatas akan mengaktifkan apache setiap kali komputer dihidupkan secara otomatis.
Tidak perlu reboot :)

    root@darkstar~# /usr/sbin/apachectl -k start

instruksi di atas akan menjalankan apache saat itu juga. Mungkin Anda akan menerima peringatan seperti ini :

    httpd: Could not reliably determine the server's fully qualified domain name, using 127.0.0.1 for ServerName Tidak apa2 karena kita belum memulai yang sesungguhnya :)

Buka browser favorit Anda, dan ketikkan http://localhost Seharusnya Anda sudah mendapat Salam hangat dari Apache.

Jadi ingat2 instruksi dasar Apache :

    /usr/sbin/apachectl -k start untuk men-start apache
    /usr/sbin/apachectl -k restart untuk merestart apache
    /usr/sbin/apachectl -k stop instruksi untuk men-stop apache
    /usr/sbin/apachectl configtest Tes dulu konfigurasi baru

Tentunya instruksi diatas dilakukan sebagai root.Anjuran saya, sebaiknya Anda tidak melangkah ketahap selanjutnya jika Anda belum mendapatkan Salam Hangatdari Apache.

Selanjutnya : Konfigurasi httpd.conf.

File konfigurasi terletak di /etc/apache/httpd.conf (Slackware 11) dan di /etc/httpd/httpd.conf untuk Slackware 12.

Berbeda dengan Slackware 11, file konfigurasi utama Apache Httpd 2.2.x pada Slackware 12 menggunakan sistem include file konfigurasi lain.(terletak di /etc/httpd/extra ).

Buka file konfigurasi tersebut dengan teks editor favorit Anda.

Bagian dasar yang perlu dicermati

    Slackware 11 (Apache 1.3.37) :

      Server Admin :

        ServerAdmin root@tree.slackware.lan

        (e-mail baris di atas ganti dengan e-mail Anda).

        Contoh :

        ServerAdmin mic@xdeira.com

      Server Name :

        #ServerName www.example.com

        (Baris diatas ganti dengan situs Anda jika web server Anda online)

        Contoh :

        ServerName xdeira.com

        (Tapi jika ingin berjalan di localhost saja, maka biarkan tanda # tetap Ada.)

      Document Root :

        DocumentRoot "/var/www/htdocs"

        (Ganti dengan folder pilihan Anda)

        Contoh :

        DocumentRoot “/var/www/public_html”

        atau

        DocumentRoot “/home/mic/public_html”

      Directory :

        (Ganti dengan direktori Anda)

        Contoh :

          < Directory "/home/mic/public_html" >
          Options Indexes FollowSymLinks
          AllowOverride None
          Order allow,deny
          Allow from all
          < /Directory >

        atau

          < Directory "/var/www" >
          Options Indexes FollowSymLinks
          AllowOverride None
          Order allow,deny
          Allow from all
          < /Directory >

      Index :

        DirectoryIndex index.html

        (Tambahkan direktori index yang Anda inginkan. Misal agar apache dapat menjalankan .php)

        DirectoryIndex index.html index.php

    Slackware 12 (Httpd 2.2.4) :

      Server Admin :

        ServerAdmin you@example.com

        (e-mail baris di atas ganti dengan e-mail Anda).

        Contoh :

        ServerAdmin michaelx@slackerbox.com

      Server Name :

        #ServerName www.example.com

        (Baris diatas ganti dengan situs Anda jika web server Anda online)

        Contoh :

        ServerName slackerbox.com

        (Tapi jika ingin berjalan di localhost saja, maka ganti dengan localhost:80.)

      Document Root :

        DocumentRoot "/srv/httpd/htdocs"

        (Ganti dengan folder pilihan Anda)

        Contoh :

        DocumentRoot “/srv/httpd/public_html”

        atau

        DocumentRoot “/home/mic/public_html”

      Directory :

        Sama dengan DocumentRoot, ganti dengan direktori Anda

          < Directory "/srv/httpd/htdocs" >
          Options Indexes FollowSymLinks
          AllowOverride None
          Order allow,deny
          Allow from all
          < /Directory >

      Index :

        DirectoryIndex index.html

        (Tambahkan direktori index yang Anda inginkan. Misal agar apache dapat menjalankan .php)

        DirectoryIndex index.html index.php

      Include mod_php :

        Agar halaman .php dapat jalan, Cari baris #Include /etc/httpd/mod_php.conf (di bagian bawah ).
        Hilangkan tanda # baris diatas.

Oke ! restart Apache Server agar menjalankan konfigurasi baru.

Catatan :

    Anda dapat mengecek hasil 'oprekan' httpd.conf (apa syntaks sudah bener, atau Anda melakukan kesalahan konfigurasi pada httpd.conf) dengan mengetikan instruksi :

      #/usr/sbin/apachectl configtest.

    Jika Oke, maka Apache akan memberikan komentar : Syntax OK

      root@mic:/home/mic# apachectl configtest
      Syntax OK

    User dan grup pada Apache 1.3.37 adalah nobody . Sedang pada Httpd 2.2.x user maupun group adalah apache

    Buat direktory dulu (jika Anda ingin meletakkan data situs pada tempat tertentu) baru menulisnya di konfigurasi Apache. Maksud saya, apache tidak akan membuatkan Anda direktory otomatis.

    Jika menjalankan local jaringan, Anda dapat mengabaikan nama domain. Jika tidak order domain dulu.

    Minta kopi dunk ! Punya saya habis :P